Pulau Rinca NTT, Keindahan Alam Ini Yang Membuat Anda Kagum

pulau rinca ntt
Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Pulau Rinca NTT – Membahas destinasi wisata di Indonesia memang tidak ada habisnya. Indonesia selalu mampu memukau dengan keindahan panorama dan ciri khas budaya dari setiap daerah.

Berbicara tentang panorama yang indah dan ciri khas yang menarik, mungkin Nusa Tenggara Timur adalah kota yang sesuai dengan kriteria tersebut.

Nusa Tenggara Timur atau yang lebih akrab dengan sebutan NTT adalah pulau yang berada di sebelah timur indonesia dengan ibukota Kupang.

Di pulau ini terdapat banyak destinasi wisata yang menarik dan sudah terkenal di kalangan turis lokal, nasional maupun internasional.

Beberapa contoh destinasi wisata yang ada yaitu Pulau Komodo, Pulau Rinca, Danau Kelimutu, Pink Beach dan Rumah Adat Wae Rebo.

Masing-masing lokasi memiliki keunikan dan pastinya menawarkan panorama serta pengalaman yang berbeda. Berikut ini akan dibahas mengenai Pulau Rinca yang menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi wisatawan.

Tentang Pulau Rinca NTT

pulau rinca ntt

Pulau Rinca adalah salah satu pulau yang berada di Nusa Tenggara Timur. Letaknya adalah di sebelah barat Flores serta dipisahkan dengan Selat Molo.

Pulau ini termasuk ke dalam Taman Nasional Komodo yang dihuni oleh komodo kurang lebih sekitar 2.000 ekor. Waktu yang diperlukan untuk mencapai lokasi ini adalah 2 jam dari Labuan Bajo.

Pulau ini merupakan salah satu habitat asli dari komodo yang ada di NTT. Pulau ini juga termasuk ke dalam situs warisan dunia yang diberikan oleh UNESCO. Selain menjadi habitat asli komodo, satwa lain seperti babi hutan dan kerbau juga menghuni pulau ini.

Wisatawan dapat menaiki perahu dari wisata di sekitar Labuan Bajo yang ada di Flores bagian Barat untuk sampai di yang cantik dan mempesona ini.

Tarif yang dikenakan kepada penumpang bervariasi berdasarkan jenis perahu yang menjadi alat transpotasi penumpang. Wisatawan cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp25.000,00 untuk masuk ke area pulau. Biaya tersebut tidak termasuk biaya jasa ranger.

Sesampainya di dermaga, wisatawan akan disambut oleh pemandu wisata atau yang lebih dikenal dengan ranger untuk menyusuri dan menjelajahi jejak komodo yang hidup disini.

Ranger sangat diperlukan selama menjelajahi pulau untuk menjaga keselamtan dari gangguan yang mungkin saja terjadi.

Fasilitas dan Kegiatan Yang Bisa Di Lakukan

Fasilitas yang ditawarkan di pulau cantik ini yaitu homestay, pusat jajanan dan minuman, dan yang tidak kalah penting toilet umum.

Semua fasilitas disediakan agar pengunjung dapat berwisata dengan nyaman dan dapat berkunjung kembali. Pulau ini juga memiliki penduduk yang cukup banyak dan tersebar di dua kampung berbeda yaitu Kampung Rinca dan Kampung Karora.

Penduduk yang mendiami pulau tersebut sekitar 1000 orang dengan jumlah penduduk di Kampung Rinca lebih dominan.

Mata pencaharian penduduk lokal bervariasi seperti nelayan, pemandu wisata atau penjual dan pengrajin oleh-oleh. Penduduk lokal sudah terbiasa dengan kedatangan wisatawan dibuktikan dengan banyaknya homestay yang aslinya adalah rumah dari warga itu sendiri.

Kegiatan yang biasanya dilakukan oleh wisatawan yang berkunjung kesini adalah trekking. Trekking adalah kegiatan menelusuri wilayah pulau untuk menjumpai keberadaan komodo sekaligus menjelajahi isi pulau.

Rute yang ditawarkan saat trekking bervariasi mulai dari rute yang pendek, medium, hingga panjang. Setiap rute memiliki tantangan tersendiri baik bagi pengunjung maupun ranger yang memandu wisata.

Sepanjang penelusuran, pengunjung akan disuguhi pemandangan bukit dan hamparan laut biru disekitar pulau. Bukit akan berwarna kekuningan saat memasuki musim kemarau akibat dari rumput-rumput yang kering.

Walaupun area dari wisata ini tidak sebesar Pulau Komodo namun pengunjung masih dapat menjumpai komodo dalam jumlah yang cukup banyak.

Kegiatan lain yang dapat dilakukan saat bertandang kesini adalah penanaman bakau. Kegiatan ini termasuk salah satu bentuk penyelamatan lingkungan sekaligus memperbanyak jumlah populasi pohon bakau.

Pengunjung dapat menanam bakau yang dilabeli dengan nama diri untuk selanjutnya ditanam di area konservasi hutan bakau. Harga yang dikenakan untuk satu bibit mangrove adalah Rp150.000,00 per pohon.

Beda Pulau Rinca dan Pulau Komodo

Lalu apa yang membedakan Pulau Rinca NTT dengan Pulau Komodo? Memang perbedaan dari kedua pualu ini tidak begitu signifikan.

Namun, jika dilihat lagi Pulau Komodo memiliki kawasan hutan yang lebih luas, sementara di Pulau Rinca lebih luas area padang rumput atau savana.

Biasanya dari banyak foto yang beredar berupa perjalanan di padang rumput dan berjumpa demgan komodo itu biasanya ada disini.

Rumput-rumput di sekitar bukit memang terlihat gersang dan jalanannya yang sedikit terjal. Oleh karena itu dibutuhkan fisik yang stabil agar dapat trekking di pulau indah ini.

Selain itu, komodo yang berada di pulau ini cenderung lebih aktif dan agresif daripada komodo yang berada di Pulau Komodo.

Hal ini disebabkan oleh cuaca di pulau ini yang cenderung panas sehingga menyebabkan populasi bahan makanan komodo sedikit. Hewan buruan komodo seperti rusa lebih jarang dijumpai pada kondisi tersebut.

Hal itulah yang menyebabkan komodo berperilaku lebih ganas serta ukuran tubuhnya lebih kecil daripada komodo yang hidup di Pulau Komodo.

Jadi, jika pengunjung ingin lebih banyak berfoto atau bertemu dengan komodo yang lebih besar, Pulau Komodo lebih tepat untuk dikunjungi.

Jarak dari Pulau Rinca dengan Pulau Komodo tidak begitu jauh untuk dijangkau. Pengunjung harus melalui dermaga Loh Buaya untuk memasuki pulau dan melewati dermaga Loh Liang untuk sampai ke Pulau Komodo.

Pemandangan langit yang menakjubkan saat pagi dan sore hari dapat disaksikan di puncak bukit yang ada disini.

Pemandangan lain yang mengiringi yaitu panorama pantai berwarna biru yang mengelilingi pulau. Tempat ini sangat bagus untuk mengabadikan foto. Adapula patung komodo dengan tinggi sekitar 3 meter sebagai monumen yang menjadi ciri khas pulau ini.

Sudah menjadi keharusan pengunjung untuk selalu mematuhi aturan yang ada di pulau tersebut agar terhindar dari serangan komodo.

Komodo liar yang berada di sekitar pulau ini sangat berbahaya dan agresif. Namun pengunjung tidak perlu khawatir selama tetap mengikuti aturan dan berada dalam pengawasan ranger yang mendampingi.

Barang yang Harus Dibawa

Beberapa benda yang mungkin dibutuhkan selama berkunjung ke pulau cantik ini yaitu :

  • Topi

Benda ini diperlukan untuk melindungi wajah Anda dari sengatan matahari yang terik selama perjalanan menyusuri pulau.

  • Handuk

Anda tentu memerlukan handuk untuk mengelap keringat jika sudah melakukan perjalanan yang cukup jauh. Handuk lebih disarankan daripada penggunaan tisu yang dikhawatirkan dapat mencemari lingkungan.

  • Trekking shoes

Sepatu jenis ini diperlukan karena medan yang sedikit terjal akan dilalui sepanjang perjalanan. Selain itu, sepatu ini juga dapat melindungi dari bahaya gigitan satwa liar.

  • Makanan ringan

Selama perjalanan di pulau ini Anda pasti memerlukan asupan energi. Untuk mensiasatinya, Anda dapat membawa sedikit makanan ringan dan minuman agar stamina tetap terjaga.

Hindari membawa makanan berbahan daging agar tidak menarik perhatian komodo yang mungkin dapat menyerang secara tiba-tiba.

Informasi mengenai Pulau Rinca NTT diatas dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Anda yang bingung menentukan tempat wisata di akhir tahun.

Leave a Replay